Kota Batu kembali bersiap menjadi sorotan nasional. Specta Flora Festival 2026 dipastikan hadir dengan skala yang lebih besar, durasi lebih panjang, serta kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat. Hal ini menjadikannya bukan sekadar festival bunga, melainkan platform strategis penggerak ekonomi kreatif berbasis flora di Indonesia.
Berlangsung sejak April hingga puncaknya pada awal Juli 2026, festival ini menghadirkan rangkaian kegiatan terintegrasi yang menggabungkan seni, budaya, edukasi, komunitas, hingga industri kreatif dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
DARI FESTIVAL MENJADI GERAKAN NASIONAL
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Specta Flora Festival 2026 tampil dengan pendekatan yang lebih progresif. Festival ini tidak lagi diposisikan sebagai event musiman, melainkan sebagai gerakan kreatif jangka panjang yang mendorong sinergi antara pelaku industri, komunitas, dan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai sejak 19 April 2026 melalui workshop & lomba Berani Bicara itu Keren #2 oleh Cinematosh Presenter Indonesia. Aktivasi ini berlanjut dengan pameran komunitas film pada 29–30 April, serta pemutaran film dalam program BKT Film pada 1 Mei 2026.
Memasuki Juni, fokus festival beralih pada penguatan komunitas dan edukasi publik. Workshop merangkai bunga ulir kache (7 Juni) dan kolaborasi bersama Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) pada 20 Juni 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas pelaku industri florist nasional.
Pada 21 Juni 2026, masyarakat diajak terlibat langsung melalui aktivitas BKT Kache di pagi hari dan Flower Picnic pada sore hari, menghadirkan pengalaman rekreatif berbasis estetika bunga.
INSTALASI SENI SKALA BESAR & PENGALAMAN IMERSIF
Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah Greenation Fest Sculpture Flower Show pada 27–29 Juni 2026, yang menghadirkan instalasi seni bunga dalam skala besar. Program ini memadukan seni rupa, desain lanskap, dan eksplorasi visual kontemporer, sekaligus memperkuat positioning festival sebagai ruang ekspresi kreatif berbasis flora.
PUNCAK FESTIVAL : EKSPANSI BESAR INDUSTRI KREATIF
Rangkaian utama festival berlangsung pada 28 Juni hingga 5 Juli 2026, dengan agenda yang dirancang untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat.
Pembukaan pada 28 Juni 2026 ditandai dengan:
-
Lomba sepeda hias
-
Aktivasi Ekraf Corner
-
Lomba mewarnai anak
-
Pembukaan expo
Expo menjadi pusat aktivitas selama festival, didukung berbagai program unggulan seperti:
-
Workshop fotografi (30 Juni)
-
Workshop videografi (1 Juli)
-
Lomba basic flower arrangement (2 Juli)
-
Nonton dan bedah film (3 Juli)
Memasuki akhir pekan penutup, intensitas acara meningkat melalui rangkaian kegiatan pada 4 Juli 2026, termasuk BKT pagi, Zumba Flower, workshop merangkai bunga, serta aktivitas komunitas.
Sebagai klimaks, 5 Juli 2026 menghadirkan:
-
Lomba Flower To Wear
-
Fashion show berbasis bunga
-
Karnaval kostum floral
-
Expo
-
Grebeg Bunga sebagai seremoni penutupan
MENUJU IKON FESTIVAL NASIONAL
Dengan konsep yang semakin matang dan dukungan kolaborasi lintas sektor, Specta Flora Festival 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event unggulan nasional berbasis flora dan kreativitas.
Kota Batu pun semakin mengukuhkan posisinya, bukan hanya sebagai kota wisata, tetapi sebagai pusat inovasi kreatif berbasis kekayaan alam lokal.(Lal)

